Tikam Samurai (Bagian 75)

Suara si Bungsu bergema. Dia sudah mulai menghitung. Tidak hanya Atto dan prajurit-prajurit Jepang yang banyak itu, Datuk-Datuk yang berada di pihak si Bungsu yang kini tegak dekat Datuk Penghulu, juga merasa ngeri mendengar ancaman anak muda itu. Dan Atto, sebagaimana jamaknya samurai-samurai dari Jepang, merasa harga dirinya di injak-injak mendengar penghinaan anak muda itu. [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.