Pasir Putih Enam Maret

Terhempas…

Hanyut dan sadar dalam gelombang imaji

Samuderaku putih menuju tepi lampaui seribu pulau sejuta riak

Pasirmu suci tak tersentuh buih dari tapak kaki para pemburu nurani

Karangmu keras seakan abadi seolah jaman adalah celoteh tanpa arti dalam waktumu

Puluhan nahkoda tertunduk dalam tutur anginmu yang lembut

Suatu pagi dengan mentari yang malu muncul di ufuk membias dan menerpa hamparan tepi seperti dekat namun tak tersentuh

Dilindungi kabut dingin dan sepi yang membuat haluan ini tak kenal arah

Akupun melayang dalam simfoni sumbang dan paksa tinggalkan bumi dengan setetes peluh yang menggumpal

Pekanbaru, 081103

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s