Takut Turun Ke Bumi

Huh…

Ku takut turun ke bumi karena ketakmampuanku membunuhmu dari benakku

Ku takut turun ke bumi karena bayangmu membelenggu hatiku dari realita

Kutahu bumi adalah kuburanku yang memenjarakan jiwa dalam sempitnya lahat keberanianku

Ku takmau berlalu-lalang di depan kuburku dan bermain-main dengan maut

Aku masih takut menjamah bumi karena aku bukanlah Arjuna yang tak gentar akan kematian

Yah…

Aku terbelenggu dalam pengapnya kesejatian

Melayang diantara langit dan bumi

Terkatung-katung diantara dua pulau yang takkan pernah bersatu

Mengapung di tengah samudera sepi tak bertepi

Ditemani oleh malaikat-malaikat patah hati

Terbang bersama Nazar meninggalkan bangkai luka

Berjalan bersama masa mengitari perihnya duka

Masih dan masih…

Kutakut turun ke bumi

Karena keindahanmu telah menyayatku

Karena ketulusanmu telah mengirisku

Karena ketakberdayanku menggapaimu

Aku akan tetap berdiri disini tanpa kata-kata

Berbaring diam diantara pasukan malaikat maut

Berbaris dengan bintang untuk merajut taman malam

Membisu bersama purnama diantara setumpuk awan hitam

Sampai ku mampu berkata…

Masihkah takut turun ke bumi?

Pasir Putih, 100204

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s