Keruntuhan Sebuah Bangsa

Jared M Diamond dalam bukunya Collapse: How Societies Choose to Fail or Succeed, menulis tentang penyebab kehancuran atau keberhasilan suatu bangsa atau budaya. Dia berpendapat bahwa kehancuran suatu bangsa disebabkan oleh beberapa hal seperti: bencana alam, perubahan iklim, rasa bertetangga yang telah hilang dan populasi penduduk yang sangat tinggi. Dia juga menceritakan bagaimana sebuah kerajaan yang pernah jaya berabad-abad yang lalu hancur seketika oleh faktor-faktor tersebut. Sebut saja The Greenland Norse, hancur akibat bencana alam, perubahan iklim, kecurangan dalam perdagangan, hilangnya rasa bertetangga dan ketidakmampuan bertahan terhadap bencana. Easter Island hancur akibat bencana alam, pulau kecil yang terpencil ini tidak dapat bertahan karena terisolasi dan tidak dapat bertahan terhadap bencana alam. Bangsa Polinesia hancur akibat bencana alam dan kecurangan dalam perdagangan. Bangsa Anasazi hancur akibat bencana alam dan perubahan iklim. Suku Maya hancur akibat bencana alam, perubahan iklim dan hilangnya rasa bertetanga.

Bangsa Indonesia yang dulu terdiri dari berbagai suku dan kerajaan, baik yang besar maupun yang kecil juga pernah jaya, seperti kerajaan Sriwijaya, kerajaan Majapahit, kerajaan Pasai dan lain sebagainya. Semua kerajaan itu hancur dan hampir tidak meninggalkan sisa. Kalaupun ada yang tersisa adalah kisah, prasasti dan manuskrip kuno yang tersimpan di museum nasional. Dari beberapa contoh di atas, mestinya kita juga perlu belajar memahami tanda-tanda yang hadir disekeliling kita. Bencana alam yang hampir tak pernah putus melanda bangsa Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi tanda pertama yang mesti kita waspadai. Sebut saja bencana gempa, banjir, longsor, puting beliung, tsunami dan lain sebagainya. Berikutnya perubahan iklim, populasi penduduk yang tiap tahun meningkat drastis, rasa bertetanggga yang mulai hilang dan yang terakhir sedang hangat-hangatnya adalah korupsi yang menjadi-jadi.

Sebagai bangsa yang besar, kita mesti bisa belajar dari gejala alam dan sosial yang telah hadir di tengah-tengah kita saat ini. Kita jangan hanya terlena dengan keindahan dan kekayaaan alam yang kita miliki, karena dibalik itu semua tersimpan bencana alam yang mengancam kapan saja dan dimana saja. Bencana alam tersebut muncul tidak hanya disebabkan oleh faktor alam semata, tetapi juga oleh perilaku manusia. Kecenderungan manusia mengeruk kekayaan alam tanpa mengenal batas dan tidak mempedulikan lingkungan telah merusak keseimbangan alam itu sendiri. Kebiasaan yang selalu menyepelekan hal-hal kecil, seperti membuang sampah sembarangan telah membuat dampak yang sangat besar terhadap masyarakat sekitar. Kebiasaan yang ingin menang sendiri dan tidak peduli dengan tetangga telah melahirkan industri-industri dari yang berskala kecil hingga besar tumbuh bagai jamur dimusim hujan. Industri ini menghasilkan polusi yang hampir tak ada solusinya sampai saat ini. Kalaupun industri tersebut berdalih telah ramah lingkungan, itu hanya disaat industri tersebut mengambil sesuatu yang bernama Sertifikat. Setelah sertifikat didapat, kegiatan mengekploitasi dengan limbah yang tak terbendung kembali meraja lela. Dan masih banyak lagi contoh-contoh yang tak mungkin penulis ungkapkan semuanya disini.

Jared M Diamond juga membicarakan bangsa atau budaya yang bisa bertahan juga disebabkan oleh faktor-foktor yang telah disebutkan sebelumnya. Seperti Era Tokugawa yang berhasil mengelola hutannya dan bertahan sampai sekarang. Nah, di akhir catatan pendek ini penulis mengajak para pembaca untuk mengenal secara dini tanda-tanda yang telah dijelaskan sebelumnya. Dari tanda-tanda tersebut kita bisa belajar untuk membuat bangsa ini bisa bertahan atau lepas dari kehancuran. Setidaknya mulailah dari diri sendiri untuk peduli terhadap keseimbangan lingkungan, baik alam sekitar ataupun dengan lingkungan sosial. Hal yang paling konkrit untuk menjaga agar bangsa ini bisa terus bertahan dari sebuah keruntuhan adalah selalu membuang sampah pada tempatnya dan menyapa tetangga dengan setulus hati.

Advertisements

2 Comments

  1. Post yang patut kita renungkan sebagai generasi penerus bangsa. Mohon ijin share. Atas perkenannya, dihaturkan terima kasih.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s