Dari Kecamuk Perang Saudara Ke Dallas Menuntut Balas (Episode II – 458)

Para penumpang masih terheran-heran. Menteri Luar Negeri Amerika dan  si Duta Besar maju, menyalami Menteri Muda Amerika yang baru siuman. Mengguncang tangannya erat-erat, lalu bicara kepada penompang:
‘’Atas nama Pemerintah Amerika, atas nama Presiden Kennedy, kami menyampaikan maaf yang besar atas peristiwa ini. Tuan-tuan mendapat gangguan dalam perjalanan karena adanya Menteri Muda kami di pesawat ini, yang ingin mereka jadikan sandera. Kini, sebagaimana disampaikan pilot ini, semuanya telah berlalu. Sebagai tanda terima kasih atas ketabahan Anda semua, kami akan mengantarkan Anda ke kota tujuan masing-masing. Kami akan antarkan dengan pesawat terbang khusus ke kota terkecil yang jadi tujuan Anda.. Dan pada tuan yang duduk di belakang sana.. kami ingin bicara secara khusus..’’ Menteri Luar Negeri Amerika itu menatap pada Tongky yang sudah sadar sejak tadi dan tetap duduk diam di tempatnya.
Demikianlah berakhirnya drama pembajakan itu. Tongky yang diminta untuk bicata khusus dengan menteri itu menolak dengan halus. Dia hanya minta antarkan bersama si Bungsu untuk diterbangkan ke Dallas, kota tujuan mereka dan dengan satu syarat, kehadiran mereka tidak dipublisir oleh koran yang saat ini jelas saja mendapatkan berita yang luar biasa hebat dan heroiknya.
Menteri Luar Negeri Amerika itu terpaksa menerima penolakan Tongky. Dan hanya dalam waktu setengah jam sejak mereka mengetahui nama Tongky lewat daftar penumpang, mereka telah tahu sejarah hidup veteran perang Vietnam itu. Mereka tahu, Negro warganegara Inggeris itu adalah seorang sersan mayor dalam pasukan Baret Hijau Inggeris yang terkenal. Yang beberapa kali menyelamatkan regu pasukan Amerika yang terjebak oleh tentara Viet Cong dalam perang Vietnam.
Mereka juga mengetahui, sersan itu kini berdomisili di Singapura. Bersama mantan Kapten Fabian sebagai komandannya,  juga dari pasukan Green Barret. Diketahui, bahwa mereka di kota Singa itu menghimpun semacam kelompok yang terdiri dari bekas pasukan Baret Hijau Inggeris terkenal itu.
Dalam waktu yang juga tak sampai setengah jam, lewat Washington DC, mereka mengetahui latar belakang kehidupan kawan Tongky yang bernama si Bungsu. Mereka punya fail tentang anak muda itu, dimulai dari zaman Jepang di Sumatera Barat. Tentara Amerika yang merupakan bahagian dari tentara Sekutu telah menyebar mata-mata jauh sebelum sekutu masuk ke Indonesia. Dari mata-mata inilah diserap informasi, bahwa ada seorang anak muda bernama si Bungsu, yang dengan samurainya membabat tentara Jepang.
Kemudian fail, data tentang diri anak muda itu kini lengkap tatkala masuk berita dari Tokyo dan Nagasaki, Jepang. Saat itu yang jadi Presiden Amerika adalah Eisinhower. Dan di Jepang tentara Amerika suatu malam bahagian utara Tokyo, disebuah daerah bernama Asakusa disebuah penginapan mesum, mereka kehilangan dua orang tentara yang mati dibacok samurai.
Kemudian, berbulan-bulan setelah itu, diketahui bahwa yang membabat perwira dan bintara Amerika itu adalah seorang anak muda berkebangsaan Indonesia, bernama si Bungsu! Data tentang dirinya telah dikirim ke Washington lewat mata-mata yang warga Indonesia atau Jepang.
Ketika anak muda ini diadili di Tokyo, penduduk kota itu jadi heboh dan memprotes. Soalnya anak muda itu membunuh kedua tentara Amerika karena akan memperkosa gadis Jepang yang bernama Michiko! Rasa harga diri dan rasa terima kasih Bangsa Jepang jadi meledak begitu mengetahui pemuda yang membela gadis Jepang itu diadili dan bisa diancam hukuman tembak!
Akhirnya pihak Departemen Keamanan Amerika yang terkenal dengan sebutan Pentagon itu, mengirim surat perintah kepada Panglima Pendudukan Amerika di Jepang, agar perkara anak muda itu dideponir saja. Di petieskan. Anak muda itu diusahakan bebas tetapi harus meninggalkan kota Tokyo tanpa publisitas. Sebab betapapun jua, Amerika tak mau kehilangan muka, membebaskan begitu saja orang yang membunuh dua orang tentaranya!
Dan anak muda itu dibebaskan. Kemudian ternyata dia menuju ke Kyoto, ke kota tua dimana dia mencari musuh besarnya, Saburo Matsuytama! Semua data itu dikirim ke Washington oleh  CIA. Dan kini, baik orang CIA maupun Menteri Luar Negeri Amerika itu bertemu langsung dengan kedua orang tersebut.
Tentang pesawat…

2 Comments

  1. Mas, minta maaf dan minta izin ikut membaca tikam samurainya, tapi episode ii-457nya gak ada ya, terus bagian pertama dari buku ini carinya dimana ya (dari jilid 1 … … … )
    thank’s ya

    • kalau begitu kita sama-sama minta maaf, episode II-457 ga ada dikarenakan keterbatasan sumber….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s