Kecepatan Jatuh Butiran Air Pada Keadaan Udara Tenang

Butiran air yang dianggap berbentuk bola atau sferik di atmofir memiliki tiga gaya yang bekerja padanya, antara lain gaya apung dan gaya seret yang berlawanan dengan gerak butiran dan yang ketiga adalah gaya grafitasi yang searah dengan gerak butiran.

Ketika partikel yang berbentuk bola ini jatuh bebas berarti partikel ini mempunyai nilai kecepatan dan percepatan. Saat percepatan bernilai nol, kecepatan butiran menjadi konstan. Gaya-gaya yang bekerja pada butiran tersebut akan mempengaruhi kecepatan butiran. Butiran akan jatuh dengan kecepatan konstan tersebut sampai diperoleh gaya grafitasi sama dengan gaya seret dengan mengabaikan gaya apung. Kecepatan konstan inilah yang dikenal dengan nama kecepatan terminal.

Penelitian yang dilakukan oleh R. Cataneo dan R.G. Semonin (1969) adalah menghitung kecepatan terminal butiran dengan mengganggap kondisi atmosfir dalam keadaan tenang. Ukuran butiran yang diamati adalah dengan diameter < 1 mm. Mereka melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan parameter yang berkaitan dengan gerak vertikal butiran pada saat ketaksetimbangan ketika begerak dengan kecepatan terminal.

Penjelasan lebih lanjut tentang Kecepatan Jatuh Butiran Air Pada Keadaan Udara Tenang, silahkan unduh di kecepatan terminal butiran

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s