Dari Kecamuk Perang Saudara Ke Dallas Menuntut Balas (Episode II – 663)

Overste itu kembali menatap si Bungsu. Tak ada tanda sedikit pun bahwa orang ini berdusta atas setiap kata yang diucapkannya, bisik hati si overste.
“Engkau ke Vietnam bersama tentara PBB yang dari Indonesia?”
Si Bungsu kini yang tertegun mendengar pertanyaan overste tersebut. Dia tidak tahu, bahwa sejak beberapa bulan yang lalu, ratusan tentara Indonesia memang sudah berada di Vietnam. Dia memang tak pernah mendengar bahwa dalam proses menciptakan perdamaian di Vietnam, setelah Amerika angkat kaki dalam perang belasan tahun yang melelahkan itu, Indonesia diminta menjadi salah satu negara yang mengirimkan pasukan perdamaian di bawah bendera PBB. Masuknya Indonesia menjadi anggota pasukan ICCS (International Commission of Control and Supervision) yang disepakati di Paris.
Kesepakatan itu ditanda tangani di Paris tanggal 23 Januari 1973. Masuknya Indonesia atas permintaan langsung pihak yang bertikai, yaitu Vietnam Utara dan Amerika Serikat. Ada tiga negara lainnya yang menjadi anggota ICCS, yaitu Kanada, Hongaria dan Polandia. Ada empat tugas utama yang dipercayakan ke pundak pasukan ICCS, yaitu: 1) Mengawasi/mencegah pelanggaran-pelanggaran dan menjaga status quo. 2) Me ngawasi evakuasi pasukan. 3) Mengawasi evakuasi alat-alat perang dan 4) Mengawasi pertukaran tahanan perang.
Kontingen pasukan Indonesia pertama yang datang ke Vietnam diberi nama GARUDA IV. Garuda I sampai III ditugaskan di bawah bendera PBB ke berbagai negara yang dilanda kemelut sebelum perang Vietnam, seperti Kongo misalnya. Komandan Garuda IV ke Vietnam adalah Letjen HR. Dharsono. Jumlah pasukan Garuda IV adalah 290 orang, tiba di Vietnam pada 28 Januari 1973. Markas besar pasukan ICCS adalah Kota Hanoi, Ibukota Vietnam Utara. Di kota itu mereka semua bertugas. Bulan Juli tahun yang sama Garuda IV ditarik dari Vietnam digantikan oleh Garuda V.
Pada Juli 1975, setelah seluruh proses evakuasi dan pertukaran tawanan perang usai, dan seluruh Vietnam sepenuhnya berada di tangan Vietkong (Vietnam Utara), Indonesia menarik pasukan perdamaiannya dari Vietnam.
“Maaf saya tak tahu apa yang Tuan maksud dengan pasukan Indonesia di Vietnam…” jawab si Bungsu dengan polos.
Kembali letkol itu menyelidik si Bungsu dengan tatapan matanya yang tajam.
“Apa pendidikan Anda?”
“Maksud Tuan, sekolah?”
“Ya, sekolah. Tamatan sekolah mana Tuan?”
“Saya hanya tamat sekolah rakyat. Sewaktu muda saya lebih suka berjudi. Kemudian saya mengembara…” jawab si Bungsu apa adanya tentang dirinya.
“Darimana Tuan belajar bahasa Inggris, sehingga bisa berbicara demikian fasih?”
Si Bungsu menarik nafas. Bagaimana dia harus menje laskan bahwa dia tak hanya fasih berbahasa Inggris, tapi juga Jepang. Dan itu tanpa menduduki sekolah formal.
“Saya belajar dengan mendengar orang bicara, kemudian mencobanya. Barangkali ingatan saya sangat kuat terhadap kata-kata…” ujarnya dengan jujur.
“Siapa yang memerintahkanmu untuk datang membe baskan para tawanan Amerika itu?” lanjut si Overste mengalihkan bahasan interogasi.
“Saya tidak diperintah, melainkan dibayar oleh seseorang, Tuan….”
“Maksudmu?”
“Di Dallas saya berkenalan dengan seorang milyader. Dengan bayaran tinggi dia meminta saya datang kemari, mencari anak gadisnya yang hilang dalam peperangan dua tahun yang lalu. Nama anak gadisnya itu adalah Roxy Rogers. Gadis itu ada di antara tawanan yang saya bebaskan itu….”
“Engkau membunuh Kolonel Van Truang, komandan di barak yang kalian hancurkan itu?”
“Tidak secara …

4 Comments

  1. Koq balangkau an sambungan carito no,da nop..?

  2. mantabf !

  3. lanjuik an da… bia taubek penasaran..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s