Banjir Padang

Catatan banjir kota Padang pada bulan Maret selama periode 2000-2010:
1. 30 Maret 2005 dengan intensitas curah hujan 106,7 mm
2. 24 Maret 2006 dengan intensitas curah hujan 135,5 mm
3. 8 Maret 2010 dengan intensitas curah hujan 233,6 mm
Sumber: curah hujan stasiun BMKG Tabing padang.
Hari ini tanggal 22 Maret 2016 kota Padang kembali dilanda banjir besar. Menurut pantauan dari media online dan laporan pandangan mata dari warga, banjir kali ini terbilang cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Data dari Ogimet.com menunjukkan curah hujan kota Padang tanggal 22 Maret 2016 pukul 00.00 WIB adalah 370 mm. Dibandingkan dengan data tahun sebelumnya, hujan kali ini memang lebih tinggi intensitasnya, malah tergolong curah hujan ekstrim untuk ukuran hujan harian. Sebelum lebih dalam kita bahas, mari kita lihat catatan curah hujan kota Padang terutama pada bulan Maret ini.
Curah hujan rata-rata bulan Maret periode 1980-2010:
1. Stasiun Tabing: 334,2 mm
2. Stasiun Kasang: 419,9 mm
3. Stasiun Gunung Sariak: 337,3 mm
4. Stasiun Gunung Nago: 329,2 mm
5. Stasiun Batu Busuak: 302,6 mm
6. Stasiun Simpang Alai: 312,3 mm
7. Stasiun Ladang Padi: 365,0 mm
Dari gambaran data di atas terlihat bahwa rata-rata curah hujan bulanan kota Padang selama bulan Maret ditujuh stasiun pengamatan curah hujan adalah dikisaran 300-400 mm. Artinya hujan yang terjadi kemaren memang tergolong hujan yang sangat ekstrem, karena durasi hujan 1 hari melebihi nilai rata-rata bulanannya (Stasiun Tabing). Dengan kata lain banjir yang terjadi kali ini memang yang menjadi faktor utamanya adalah curah hujan.
Sebagai informasi zonasi agroklimat kota Padang dengan memakai metoda Oldeman adalah A2 yang berarti sepanjang tahun mendapatkan curah hujan yang sangat tinggi dengan jumlah bulan basah yang berurutannya lebih dari 9 bulan.
Dari data di atas mestinya kita bisa belajar bahwa kota Padang ini memang mendapatkan rahmat Allah berupa curah hujan yang cukup tinggi terutama di bulan Maret. Dimana kita ketahui bahwa pola curah hujan kota Padang adalah pola ekuatorial, yakni pola yang mempunyai dua puncak hujan sepanjang tahun yaitu pada bulan Maret/April dan Nopember.
Pelajaran yang dapat kita ambil adalah, pertama dengan curah hujan yang cukup besar sepanjang tahun berarti kita harus menjaga daerah resapan air yang cukup besar pula. Dalam hal ini daerah resapan tersebut adalah kawasan hutan. Kawasan hutan kota Padang tahun 2013 adalah 51% dari luas kota (Badan Pertanahan Nasional Kota Padang, 2013). Dengan luas hutan yang lebih dari separuh luas kota Padang, berarti daerah resapan air juga cukup besar. Dengan kawasan hutan yang masih luas, banjir masih terjadi apalagi kawasan hutan ini ditebang. Tidak dapat dibayangkan jika kawasan hutan yang menjadi daerah resapan air dibabat habis, bukan tidak mungkin “tsunami darat” hanya menunggu waktu. Sejak kejadian banjir ini stop ILEGAL LOGGING.
Kedua, pembuatan dan perencanaan drainase kota harus memasukkan unsur cuaca didalamnya. Tidak bisa tidak, drainase kota selain harus tetap dilakukan kontrol bulanan, juga harus dibuat sesuai dengan intensitas curah hujan. Catatan curah hujan telah menunjukkan dengan gamblang bahwa kota Padang akan selalu mendapatkan intensitas hujan yang tinggi.
Ketiga, perencaan dan tata ruang kota Padang harus dikaji ulang. Dalam catatan kami Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota Padang berkurang cukup signfikan. RTH berkurang dari 448,33 km2 (65%) ditahun 2009 menjadi 397,1 km2 (57%) di tahun 2013 (Padang Dalam Angka, 2013). Jika kita mengacu pada UU no. 26 tahun 2007 yang mensyaratkan RTH minimal 30%, kota Padang masih belum melanggar UU tersebut. Namun jika trend penurunan RTH ini kita biarkan, bukan tidak mungkin banjir besar akan tetap melanda kota Padang.
Terakhir, prilaku kita sebagai warga kota yang baik adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Biasakan membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Ajarkan anak-anak kita membuang sampah pada tempatnya. Sayangi lingkungan tempat tinggal kita, karena kelak anak cucu kita yang akan menikmatinya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s